Kebiasaan yang Harus Dikembangkan dalam Hidup

Berbicara tentang kebiasaan yang harus dikembangkan dalam hidup, kita bisa menyimak kisah Andi berikut ini. Andi berumur 25 tahun, dan dia akan segera menjadi seorang ayah. Namun dia mengalami kesulitan ekonomi untuk biaya persalinan bayinya dan kehidupannya dengan anak dan istrinya kelak. Karena ia merupakan seorang keturunan dari keluarga tukang kayu, dan iya juga memiliki tinggi badan yang tinggi. Maka ia memutuskan menjadi seorang penebang kayu. Dia pun pergi ke bos kayu dan meminta pekerjaan.

Di hari pertama bekerja ia dapat membawa 17 kayu, dan bos nya sangat senang dengan jumlah kayu bawaannya yang dianggap di atas rata-rata. Dia menjadi termotivasi dan mencoba bekerja lebih keras, namun herannya jumlah kayunya bukan bertambah namun malah berkurang. Menjadi 15, 13, 10, 8. 5, sampai akhirnya hanya dapat membawa 2 kayu.

Andi pun datang ke bosnya dan menceritakan bahwa ia sudah berusaha keras namun ia tidak mengerti kenapa jumlah kayu yang dibawanya makin hari makin sedikit. Lalu bosnya bertanya, “kapan terakhir kau mengasah kapakmu?” Ia berpikir sejenak dan berkata bahwa ia tidak pernah mengasah kapaknya karena ia terlalu sibuk menebang pohon. Ternyata itulah sebabnya, semakin hari kapaknya semakin tumpul dan tak dapat menebang banyak kayu lagi.

Baca lainnya : Cara Mencari Kawan dan Mempengaruhi Orang Lain

Jika diibaratkan, Andi adalah diri kita, Kapak adalah kemampuan kita untuk menyelesaikan sesuatu, Kayu adalah tujuan, Istri dan anak adalah kebahagiaan. Kita berusaha untuk mencapai mimpi dan tujuan kita untuk merasa bahagia dan terpenuhi. Kita melayangkan kapak kita setiap hari untuk mencapai sesuatu, tapi dengan kemampuan yang kita punya sejauh ini, kita tidak bisa mendapatkan jumlah kebahagiaan, kepuasan, dan kemakmuran yang sama, dengan kata lain kita tidak berkembang jika kemampuan kita segitu-gitu saja. Dan terkadang kita terlalu sibuk untuk bekerja dan lupa mengasah kemampuan kita.

Di dunia saat ini, kebanyakan orang menjadi lebih sibuk namun sedikit bahagia. Jika rumus bahagia = kemajuan, maka sulit untuk menjadi bahagia jika tidak ada kemajuan. Sulit untuk menjadi bahagia bila setiap hari kita bekerja melakukan hal yang sama, melihat hasil yang sama, atau bahkan hasil yang lebih buruk. Kita bisa bersyukur dengan apa yang kita punya saat ini namun kita tidak bisa merasakan kebahagiaan yang sesungguhnya dan merasa terpenuhi jika kita tidak mengalami kemajuan/berkembang. Tidak ada yang salah dengan beraktivitas dan bekerja keras, namun jangan sampai membuat kita lupa untuk hal- hal yang penting seperti berpikir/merenung, meditasi, belajar, dan berkembang. Jika kita tidak mengambil waktu untuk mengasah kapak kita, maka ia akan menjadi tumpul dan kehilangan efektivitasnya untuk menebang pohon.

Jadi ayo kita mulai, pikirkan tentang bagaimana cara membuat pekerjaan kita lebih efektif dan efisien, bagaimana menjadi lebih baik dalam berkomunikasi dengan orang-orang di sekitar kita. Pikirkan sejenak, hal apa lagi yang dapat kita lakukan untuk membuat hidup kita lebih baik, temukan apa yang menghambat kita dan coba untuk memperbaikinya. Jangan hanya menebang pohon, ambil waktu untuk mengasahnya, sehingga jika dulu satu jam menebang pohon dapat 2 kayu, maka di masa depan 1 jam dapat menghasilkan 10 kayu. Pelajari sesuatu yang dapat membawa kita lebih dekat dengan mimpi kita.

Kita bisa pertanyakan pada diri kita, keahlian apa yang kita pelajari hari ini, bulan lalu, atau bahkan tahun lalu? Apakah ada? Sudahkah kita membaca buku dan lebih penting lagi telahkah kita mengubah sesuatu dalam hidup kita dari buku itu? Apakah kita benar-benar mengharapkan sesuatu berubah dengan melakukan hal yang sama? Apakah kita bertumbuh daripada hari kemarin? Atau kita makin tumpul dan tidak efisien? Jika iya, maka kita harus melakukan sesuatu untuk mengubahnya menjadi lebih baik.

One Comment on “Kebiasaan yang Harus Dikembangkan dalam Hidup”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *